Pada pembangunan sebuah bangunan, tentu ada berbagai macam komponen yang menjadi penyusunnya. Salah satu komponen yang mempunyai peran penting dalam kekuatan bangunan adalah kolom beton bertulang.

Seperti diketahui kualitas dari kolom memengaruhi kekuatan bangunan dalam memikul beban. Nantinya hal tersebut akan terkait juga dengan keselamatan dan keamanan dari penghuni bangunan yang didirikan.

Lalu sebenarnya apakah pengertian dari kolom bangunan beton tulang ini? Untuk Kamu yang penasaran dengan jawabannya, langsung saja melihatnya pada informasi yang ada di bawah ini.

Pengertian Kolom Beton Bertulang
pinhome

Pengertian Kolom Beton Bertulang

Pengertian dari kolom Beton adalah batang tekan vertikal pada frame struktural yang berfungsi menahan beban dari balok. Komponen kolom ini akan meneruskan beban dari elevasi atas menuju elevasi lebih bawah sampai ke bagian tanah lewat fondasi.

Oleh karena bagian kolom ini adalah komponen tekan, maka kerusakan pada satu bagian kolom menjadi hal yang krusial terhadap keruntuhan bangunan terkait. Oleh karena itu bahan yang digunakan untuk membangun kolom menggunakan besi dan beton.

Hal tersebut juga didukung berdasarkan SK SNI T-15-1991-03 yang mengatakan bahwa komponen kolom struktur bangunan memiliki fungsi utama menyangga beban tekan vertikal dengan bagian tinggi yang tidak ditopang paling tidak tiga kali dimensi lateral terkecil.

Baca Juga : Jenis-Jenis Bahan Mentah untuk Bangunan

Jenis Kolom Beton Bertulang

Secara umum komponen kolom beton ini dikelompokkan berdasarkan susunan dan bentuk tulang, posisi beban penampang, serta panjang kolom yang terkait dengan dimensi lateral-nya. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah jenis-jenis kolom tersebut.

1. Tied Column

Tied column atau kolom dengan sengkang ikat ini umumnya mempunyai bentuk persegi atau bujur sangkar. Selain itu jenis kolom beton ini tulangan utamanya berbentuk memanjang dan diikat sengkang berbentuk persegi.

2. Spiral Column

Jenis kolom beton berikutnya adalah spiral column atau kolom dengan sengkang berbentuk spiral. Pada jenis ini biasanya bentuk kolomnya adalah segi n, persegi, dan juga bentuk persegi.

Sesuai namanya tulangan pada kolom beton ini memanjang diikat oleh sengkang yang mempunyai bentuk spiral. Oleh karena itulah kolom bangunan ini diberikan nama Spiral Column.

3. Composite Column

Jenis kolom yang ketiga adalah composite column atau kolom komposit. Pada kolom jenis ini umumnya dibuat menggunakan bahan baja profil dengan adanya tambahan tulangan yang dibalut dengan beton.

Itulah penjelasan tentang berbagai macam jenis kolom yang perlu Kamu ketahui. Perbedaan jenis kolom tersebut terjadi agar bisa mengakomodasi kebutuhan kolom pada berbagai macam struktur bangunan.

Fungsi Kolom Bertulang

Setelah mencari tahu tentang jenis-jenisnya, berikutnya akan dijelaskan tentang fungsi dari kolom bangunan ini. Berikut adalah penjelasan tentang berbagai macam fungsi dari kolom pada suatu bangunan.

1. Penerus Beban Bangunan ke Fondasi

Fungsi pertama dari kolom ini adalah untuk penerus beban yang berasal dari seluruh bangunan menuju ke fondasi. Jika dimisalkan, maka kolom ini seperti rangka yang berfungsi untuk membuat tubuh manusia bisa berdiri kokoh.

Selain itu lebih luas lagi kolom ini adalah struktur utama yang ada di bangunan. Berbagai beban seperti berat bangunan, beban barang, beban manusia, dan juga beban hembusan angin semuanya akan disalurkan oleh kolom ini ke fondasi.

2. Membuat Bangunan Tidak Gampang Roboh

Fungsi berikutnya dari kolom bangunan adalah untuk menjaga bangunan agar tidak gampang roboh. Beban pada suatu bangunan berasal dari bagian atap, diteruskan ke bagian kolom, dan selanjutnya beban dari kolom akan disalurkan ke permukaan tanah.

Oleh karena hal tersebutlah, bahan baku pembuatan kolom ini umumnya dari bahan besi dan juga beton. Seperti diketahui, kedua bahan tersebut merupakan material yang mempunyai ketahanan terhadap tekanan serta tarikan yang baik.

Penggunaan dari bahan material tersebut, tentu membuat kolom mampu menyalurkan beban bangunan dengan sangat baik. Dengan begitu, kolom bangunan tetap dapat membuat bangunan menjadi tidak mudah untuk mengalami roboh.

Berbagai Macam Kegagalan Material Kolom Bangunan

Berdasarkan dari besar regangan yang terdapat bagian tulangan baja yang tertarik, penampang pada kolom bisa diklasifikasikan ke dalam tiga macam kondisi awal keruntuhan. Berikut adalah kondisi keruntuhan kolom tersebut.

1. Keruntuhan Tarik

Pada kegagalan keruntuhan kolom yang pertama ini umumnya dimulai dengan adanya tulangan tertarik yang leleh.

2. Keruntuhan Tekan

Selanjutnya, kegagalan material pada kolom ini terjadi karena keruntuhan tekan. Keruntuhan jenis ini umumnya dimulai karena hancurnya beton yang terkena tekanan

3. Balanced Condition

Pada klasifikasi keruntuhan balanced condition, umumnya dimulai karena adanya tulangan leleh yang tertarik dan sekaligus beton hancur tertekan. Jika dimisalkan Pn adalah beban aksial dan Pnb merupakan beban aksial kondisi balanced, maka kondisinya bisa dilihat seperti berikut.

  • Pn > Pnb keruntuhan tekan
  • Pn = Pnb keruntuhan balanced
  • Pn < Pnb keruntuhan tarik

Begitulah tadi penjelasan singkat tentang kolom beton bertulang pada bangunan. Berdasarkan penjelasan di atas bisa diketahui bahwa kolom ini merupakan salah satu struktur utama dalam mendirikan bangunan.