Besi adalah salah satu material yang sangat penting dalam dunia konstruksi bangunan. Dalam kenyataanya penggunaan besi dalam sebuah konstruksi bangunan memang seringkali digunakan.

Termasuk, salah satunya seperti besi berjenis CNP ini. Dalam sebuah konstruksi bangunan khususnya besi CNP kerap dipakai karena memiliki keunggulan dari segi ketahanan dan kekuatan.

Penjelasan Lengkap Besi CNP

Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkap terkait besi CNP yang sering digunakan dalam konstruksi bangunan.

  1. Bahan baku besi CNP

Besi CNP memiliki bentuk seperti penampang yang menyerupai huruf C. Besi CNP juga memiliki sebutan lain seperti besi kanal C, balok purlin, profil C, profil gording, lipped channel, dan C-channel.

Bahan baku besi CNP ini bukan dari bahan yang mudah rapuh, tetapi harus dari bahan yang kuat karena disesuaikan dengan fungsinya yakni sebagai penopang atau fondasi sebuah konstruksi bangunan.

Maka tidak salah apabila besi CNP ini bahan utamanya terbuat dari plat coil yaitu berupa lembaran baja atau galvalum yang dilapisi dengan chrome.

Dalam proses pembuatan besi CNP ini menggunakan teknologi yang canggih. Termasuk peran sistem komputer dan robot canggih agar menghasilkan sebuah besi dengan kualitas yang baik.

Dengan proses teknologi yang canggih maka akan terbentuk sebuah besi yang presisi. Tahap pembuatan besi CNP biasanya dimulai dari proses pemotongan plat besi, proses penekukan hingga membentuk ukuran yang disesuaikan. Kemudian tahap akhirnya adalah proses finishing atau pendinginan.

  1. Ukuran Besi CNP

Besi CNP ini terdiri dari bermacam ukuran berdasarkan dengan fungsinya. Namun, umumnya besi CNP dengan ukuran 60 x 30 x 10 mm, 75 x 45 x 15 mm, 75 x 35 x 15 mm, 150 x 50 x 20 mm, 200 x 75 x 20 mm yang sering dipakai dalam konstruksi bangunan. Dengan ukuran yang berbeda inilah yang membuat besi CNP sangat dibutuhkan pada sebuah konstruksi bangunan.

  1. Fungsi besi CNP

Dalam pembangunan gedung biasanya juga menggunakan besi CNP karena materialnya bersifat anti gempa. Termasuk juga dalam industri otomotif.

Baca Juga: Tips Sebelum Membeli Besi dan Baja

Berikut ini adalah beberapa fungsi besi CNP dalam berbagai konstruksi.

  1. Besi CNP digunakan sebagai rangka atap.

Seperti yang telah disebutkan di atas tadi. Mayoritas bangunan besar di perkotaan mulai dari gedung bertingkat, pabrik, Mall, dan gudang menggunakan material besi CNP ini. Sebab, material ini memang dikenal mempunyai ketahanan  dan kekuatan yang bagus.

  1. Digunakan sebagai Purlin.

Selain itu, besi CNP juga kerap digunakan sebagai purlin. Purlin adalah bahan yang bentuknya mirip balok dudukan dan berfungsi sebagai penutup atap. Kemudian, besi CNP ini juga sanggup menopang beban yang lebih berat di atasnya.

  1. Besi CNP dipakai dalam bahan pagar bangunan dan penutup dinding.

Besi CNP dikenal mempunyai ketahanan yang kuat. Maka dari itu tak heran apabila material ini sering dipakai dalam pembuatan pagar sebuah bangunan. Kemudian dari segi keamanan juga lebih terjaga dan tidak mudah rusak. Selain itu, besi CNP juga dimanfaatkan sebagai penutup dinding. Mungkin Anda juga sering melihat dinding yang ditempel dengan logam dan ini tidak lain merupakan besi CNP.

Yang terakhir karena sifat besi CNP ini sangat kokoh dan juga kuat, maka juga sering dimanfaatkan dalam arsitektur sebuah bangunan.

  1. Kelebihan besi CNP

Salah satu kelebihan dari besi CNP adalah sifatnya yang kokoh dan hadir dalam berbagai ukuran serta berat. Memang tidak bisa dipungkiri, bahan dasar dari besi CNP adalah baja, sehingga sifat dasarnya sudah kokoh dan kuat.

Memiliki bentuk  penampang seperti huruf C yang presisi dan juga dalan proses pembuatannya yang tentunya disesuaikan dengan dimensi besi CNP sesuai kebutuhan.

Pembuatan ukuran pada besi CNP juga tidak sembarangan karena ada tujuannya yaitu agar material tersebut mudah untuk diaplikasikan/ dipasang pada bagian konstruksi yang diinginkan.

Disamping itu, kelebihan lain yang dimiliki oleh besi CNP selain kuat dan kokoh juga tahan/awet terhadap korosi serta hewan rayap. Seperti yang diketahui korosi adalah musuh terbesar bagi material besi. Namun, dengan sifatnya yang demikian besi CNP menjadi tidak mudah rapuh. Hal ini bisa terjadi tidak lain karena bahan yang digunakan dalam pembuatan besi CNP teruji berkualitas dan sangat kuat.

Keuntungan lain yang bisa didapat adalah lebih ekonomis dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk jangka panjang.

Kualitas material baja sebagai bahan dasar besi CNP juga diproses dengan teknologi canggih. Tentu sebelum jatuh ke tangan konsumen sudah dicek terlebih dahulu kualitasnya. Sehingga saat nanti digunakan dalam sebuah konstruksi bangunan, strukturnya dijamin kokoh, aman dan kuat.

  1. Jenis besi CNP

Material besi CNP di pasaran, sejatinya memiliki ukuran dan juga berat yang bermacam-macam.

Pada umumnya ukuran standar besi CNP ini sesuai dengan ketetapan adalah panjangnya sekitar 6 meter.

Untuk ukuran yang lain bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda masing-masing. Di Indonesia sendiri, telah menyiapkan beberapa jenis dan berat besi CNP yang telah disesuaikan dengan kebutuhan akan material di negara kita.

Terdapt dua macam sesuai jenisnya yakni baja ringan CNP dan besi CNP biasa, termasuk sudah digolongkan sesuai dengan warnanya.

Untuk penjelasan lebih gampangnya seputar berat besi CNP yang bermacam-macam Anda bisa melihat tabel di bawah ini. Dimana bisa Anda sesuaikan juga berdasarkan kebutuhan dan keperluan dalam sebuah konstruksi bangunan.

Tabel:

ProdukBerat (kg)
Steel Pink SNI3,30
Steel Kuning SNI3,90
Steel Merah SNI4,30
Steel Biru SNI4,71
Steel Hijau SNI6,40
Steel Hijau Muda SNI22,67
Steel Platinum SNI5,03
Steel Jumbo C 100 SNI/15010,96/11,96

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *